Monday, 12 September 2011

Masih di Padang....


           Di desa Air Manis sekarang. tempat terjadinya kisah penoh tragis,Malin Kundang. Sudah beberapa kali mendengar dan membaca cerita ini. Akhirnya sampai juga menjejak kaki di sini.
            Kisah anak derhaka yang disumpah ibunya menjadi batu muncul kembali di benak saya.Menyaksikan batu figura manusia yang sedang bersujud di lantai batu seolah-olah legenda ini benar berlaku ratusan tahun lalu.



      Terkedu saya di situ .tidak bisa lagi tersenyum mengadap lensa kamera yang di ajukan Ikhwan di muka saya. Di hadapan saya patung batu ini bersemadi..kaku seperti namanya .Batu.

   

      Kami berdiri dalam lingkungan ruang sebuah bentuk kapal yang besar. Saya memaksa diri mengakui legenda ini betul.Dalam hati kecil masih berdolak dalik. Apatah pula di ujudkan ( atau sedia ada ? ) tali besar yang juga batu melingkari dirinya.kaku seperti patung batu yang bersujud..


                 
                Patung di dakwa Malin Kundang, anak derhaka yang tidak mengaku ibunya, masih utuh menjadi tarikan dan teladan pada yang hidup di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat Indonesia...


No comments:

Post a Comment